Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Miftahul Huda Subang Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK Tahun 2026
Subang – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Miftahul Huda (IMH) Subang melaksanakan Asesmen Lapangan yang diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada tanggal 13–14 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses akreditasi sebagai bentuk evaluasi komprehensif terhadap mutu penyelenggaraan pendidikan, tata kelola, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dihadiri oleh tim asesor, Ketua Yayasan, Rektor beserta jajaran pimpinan Institut Miftahul Huda Subang, pimpinan fakultas dan program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta unsur sivitas akademika. Asesmen lapangan dilaksanakan oleh Prof. Dr. Zulfikar Ali Buto Siregar, M.A. dari Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe selaku Asesor I dan Dr. Firdaus Wajdi, S.Th.I., M.A., Ph.D. dari Universitas Negeri Jakarta selaku Asesor II.
Dalam sambutannya, Rektor Institut Miftahul Huda Subang menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim asesor LAMDIK. Beliau menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar proses penilaian akreditasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi sekaligus pembelajaran bagi institusi dalam upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Masukan dan rekomendasi dari para asesor diharapkan dapat menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Institut Miftahul Huda Subang.
Pada kesempatan tersebut, pimpinan Program Studi Pendidikan Agama Islam memaparkan profil program studi beserta berbagai capaian yang telah diraih, meliputi tata kelola program studi, implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kompetensi dosen, pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, kerja sama kelembagaan, layanan kemahasiswaan, serta berbagai inovasi yang mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Selama pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan verifikasi terhadap dokumen akreditasi yang telah disampaikan sebelumnya melalui Sistem Akreditasi LAMDIK. Proses tersebut dilanjutkan dengan pendalaman terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian, meliputi tata pamong dan tata kelola, kualitas sumber daya manusia, kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, luaran tridarma, sarana dan prasarana, sistem penjaminan mutu internal (SPMI), serta keberlanjutan pengembangan program studi.
Selain melakukan verifikasi dokumen, tim asesor juga mengadakan sesi wawancara dan diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain pimpinan institusi, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, serta pengurus yayasan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai implementasi dokumen akreditasi dalam praktik penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Miftahul Huda Subang.
Selama dua hari pelaksanaan asesmen, kegiatan berlangsung dengan lancar dalam suasana yang terbuka, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi. Berbagai data dan informasi yang dibutuhkan dapat dipresentasikan serta diverifikasi dengan baik sebagai bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Melalui asesmen lapangan ini, Institut Miftahul Huda Subang berharap Program Studi Pendidikan Agama Islam memperoleh hasil akreditasi yang optimal. Lebih dari itu, proses asesmen menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya mutu, meningkatkan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, serta memperluas kontribusi institusi dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berakhlak mulia, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan masyarakat.
Institut Miftahul Huda Subang terus berkomitmen melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi institusi menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.






